Pengenalan IPv4

Selamat Datang Teman-Teman
Assalamuallaikum Wr.Wb.

A. Pendahuluan
   Hay teman teman, Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan materi tentang IPv4, Simak terus ya teman teman :v
B. Latar Belakang
  
Ingin memahami tentang apa itu IPv4.
 
C. Maksud dan Tujuan
  
Memberikan pengetahuan  dan wawasan tentang pengenalan IPv4.

D. Pembahasan
1. Pengertian IP Address
    IP address adalah sebuah sistem pengalamatan unik setiap host yang terkoneksi ke jaringan yang berbasis TCP/IP. IP address bisa dianalogikan seperti sebuah alamat rumah. Ketika sebuah datagram dikirim, informasi alamat IP Address inilah yang menjadi acuan datagram agar bisa sampai ke device yang dituju.

2. Versi IP Address
    IP Address terdiri dari dua versi, yaitu versi IPv4 dan IPv6. Keduanya memiliki perbedaan terutama pada jumlah segmen, IPv4 memiliki 4 segmen sedangkan IPv6 mempunyai 6 segmen.

    Sebuah IP address versi 4 atau biasa disebut IPv4 terbentuk dari 32 binary bits. Dari 32 binary bits tersebut terbagi lagi menjadi 4 octet 1 octet terdiri dari 8 bits. Nilai tiap oktet ini diatara 0 sampai 255 dalam format desimal, atau 00000000 - 11111111 dalam formal binary, yang setiap octet dikonversi menjadi desimal dan dipisahkan oleh tanda titik atau dot. Sehingga format akhir dari IP Address biasanya berupa angka desimal yang dipisahkan dengan tanda titik, contohnya 172.16.254.1.

    Jika pada sebuah octet semua angka binernya bernilai satu, maka nilai desimal dalam octet tersebut adalah 255. Cara untuk mengkonversi dari biner ke desimal, adalah dengan memperhatikan nilai bits.

    Kita coba jabarkan IP address 172.16.254.1. Seperti yang telah kita pelajari stadi bahwa satu IP address terbentuk dari 32 bits, maka detailnya akan menjadi seperti dibawah ini :

    Jika Anda benar-benar ingin memahami tentang konsep dari IP address, disarankan untuk memiliki pengetahuan dasar mengenai angka biner dan angka desimal, baik operasi perhitungan maupun konversi dari biner ke desimal atau sebaliknya.
Sistem komunikasi
Berdasarkan bagaimana perangkat bisa saling berkomunikasi, terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:
  • Unicast, adalah komunikasi antar sebuah host atau point-to-point. Contoh : HTTP
  • Broadcast, adalah metode komunikasi dari sebuah host ke semua host yang masih berada di dalam satu jaringan. Alamat broadcast ini digunakan dalam komunikasi one-to-everyone. Contoh : ARP Ethernet.
  • Multicast, adalah metode komunikasi dari sebuah host ke banyak host yang bergabung dalam group multicast yang sama. Alamat multicast  ini biasa digunakan dalam komunikasi one-to-many. Contoh : Video Streaming.
  • Anycast, adalah metode komunikasi dari sebuah host ke host atau kelompok host lain yang diset memiliki IP sama. Contoh : 6to4 relay.
     Pada awalnya design network, diperkirakan konektivitas end-to-end terjadi pada seluruh host yang terkoneksi ke internet. Dan tugas IP address adalah untuk menjadi sebuah alamat unik yang menjadi identitas sebuah host. Akan tetapi pada perkembangannya, tidak semua host butuh terkoneksi ke internet. Misalnya jaringan di sebuah perusahaan hanya ingin setiap host untuk bisa berkomunikasi dengan host yang masih satu perusahaan, dan tidak perlu berkomunikasi dengan internet. Dengan adanya kasus tersebut, maka IP address dibagi menjadi beberapa kelompok.

IP Public dan IP Private
     IP Public atau Public IP Address merupakan IP Address yang dapat diakses di jaringan internet. IP Public juga biasa dikenal sebagai globally routable unicast IP address. Ketika sebuah perangkat memiliki IP public dan terkoneksi ke jaringan internet, maka perangkat tersebut bisa diakses darimanapun melalui jaringan internet. Akan tetapi kita tidak bisa untuk memasang sembarang IP public di sebuah device. Ada aturan mengenai alokasi IP public. Kita bisa mendapatkan Public IP Address dari pinjaman ISP atau alokasi dari APNIC/IDNIC.
IP Private
    Pada arsitektur IP address, Private IP Address adalah IP Address yang digunakan untuk jaringan lokal. IP private tidak boleh ada di jaringan internet dan tidak akan bisa untuk diakses di jaringan internet.  Pada implementasi di jaringan real, biasanya pada jaringan lokal menggunakan IP Private, kemudian ditambahkan sebuah router yang menjembatani IP private dengan jaringan publik yang menggunakan IP Public.

Pembagian kelas Ipv4

- Kelas A
     IP address kelas A biasa digunakan pada jaringan dengan skala besar. Bits pertama di dalam IP address kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Bits kedua sampai bits ke delapan merupakan sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Dengan jumlah host identifier sampai 24 bits, artinya kelas A memiliki 16,777,214 host.



- Kelas B
     Kelas B biasa digunakan pada jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B biasanya berupa bilangan biner 10. 14 bit berikutnya merupakan network identifier. Sisa 16 bit merepresentasikan host identifier. Ip address kelas B memiliki 65,534 host.

- Kelas C
     Digunakan pada jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama bernilai biner 110. Kemudian 21 bit selanjutnya merupakan network identifier. Dan 8 bit sisanya merepresentasikan host identifier. Dengan begitu IP address kelas C memiliki 254 host untuk setiap network-nya.

- Kelas D 
     merupakan alokasi IP address yang disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, dan Kelas E merupakan IP alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan

E. Penutup
     Sekian yang dapat saya sampaikan pada hari ini, Semoga bermanfaat bagi kalian yang membaca, kurang lebihnya mohon maaf

Wassalamuallaikum Wr.Wb  
Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url