Assalamuallaikum Wr.Wb.
Hari ini adalah hari
ketiga saya PKL di BLC Telkom Klaten, saya diberikan beberapa materi, dan paada
kesempatan kali ini tepatnya pada tanggal 3 Maret 2019 saya akan meng share
sedikit materi yang diberikan, dan berikut adalahmaterinya
A. Home network
Jaringan rumah adalah LAN kecil
dengan perangkat yang terhubung ke router . Router terhubung ke Internet.
Kemungkinan besar, router rumah dilengkapi dengan kemampuan kabel dan nirkabel.
1. Teknologi jaringan yang digunakan di rumah:
- Teknologi nirkabel yang paling sering digunakan
di jaringan rumah berada pada rentang frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz.
- Protokol kabel yang paling sering diterapkan
adalah protokol Ethernet. Ethernet menggunakan seperangkat protokol yang
memungkinkan perangkat jaringan berkomunikasi melalui koneksi LAN berkabel.
2. Wireless Standard
Banyak standar telah dikembangkan
untuk memastikan bahwa perangkat nirkabel dapat berkomunikasi. Standar IEEE
802.11 mengatur lingkungan WLAN.
Router nirkabel yang menggunakan
standar 802.11 memiliki banyak pengaturan yang harus dikonfigurasi, termasuk :
a. Network mode
b. Network Name (SSID)
c. Standard Channel
d. SSID (Service Set Identifier) Broadcast
d. SSID (Service Set Identifier) Broadcast
3. Internet
Service Providers
Internet Service Provider (ISP)
menyediakan hubungan antara jaringan rumah dan Internet global. ISP sangat
penting untuk komunikasi di Internet. Setiap ISP terhubung ke ISP lain untuk
membentuk jaringan tautan yang menghubungkan pengguna di seluruh dunia.
Berikut adalah
opsi konektifitas dari ISP
- Dua metode yang paling umum untuk terhubung ke
ISP adalah Cable and Digital Subscriber Line (DSL).
- Pilihan konektivitas ISP lainnya adalah Telepon
Satelit, Seluler, dan Dial-up.
4. Keamanan di jarinagan rumah
a. Mengontentikasi pengguna
Authentication adalah proses mengizinkan masuk ke
jaringan , Ini digunakan untuk memverifikasi bahwa perangkat yang mencoba
menyambung ke jaringan dipercaya.
Setelah otentikasi diaktifkan, klien harus berhasil
melewati otentikasi sebelum dapat berasosiasi dengan AP dan bergabung ke
jaringan. Ketika otentikasi
berhasil, AP kemudian akan memeriksa alamat MAC terhadap tabel alamat MAC.
Ketika diverifikasi, AP menambahkan alamat MAC host ke dalam tabel inangnya.
b. Enkripsi password
- Wired Equivalency Protocol
(WEP) (64-128 bit enkripsi) statik enkripsi
- Wi-Fi Protected Access (WPA) (64- 256
bit enkripsi) dynamic enkripsi
c. Perencanaan Keamanan
- Langkah-langkah keamanan harus direncanakan dan
dikonfigurasi sebelum menghubungkan AP ke jaringan atau ISP.
- Beberapa langkah keamanan yang lebih mendasar
meliputi:
a. Ubah nilai default untuk SSID, nama pengguna dan
kata sandi
b. Nonaktifkan broadcast SSID
c. Konfigurasikan Penyaringan Alamat MAC
- Beberapa langkah keamanan yang lebih canggih
meliputi:
a. Konfigurasi enkripsi digunakan WPA2
b. Konfigurasi authentication
c. Konfigurasi traffic filtering
- Tidak ada tindakan keamanan tunggal yang akan
menjaga jaringan nirkabel Anda benar-benar aman. Menggabungkan beberapa teknik
akan memperkuat integritas rencana keamanan Anda.
5. Konektivitas Jaringan
- Tindakan pencegahan yang dilakukan untuk melindungi
komunikasi Wi-Fi pada perangkat mobile :
a. Jangan pernah mengirim informasi login atau
kata sandi menggunakan teks yang tidak dienkripsi (plaintext).
b. Gunakan koneksi VPN bila memungkinkan jika Anda
mengirim data sensitif.
c. Aktifkan keamanan di jaringan rumah.
d. Gunakan enkripsi WPA2 untuk keamanan.
-
Saat perangkat seluler berada di luar jangkauan
jaringan Wi-Fi, perangkat akan mencoba tersambung ke jaringan Wi-Fi lain. Jika
tidak ada jangkauan jaringan Wi-Fi, perangkat seluler akan terhubung ke
jaringan data seluler.
Sekian dari saya, dan itu adalah
sedikit materi yang dapat saya sampaikan pada hari ini, kurang lebihnya mohon
maaf
