Apa itu Ipv4?



Assalamuallaikum Wr.Wb.

Hari ini adalah hari kedua saya PKL di BLC TELKOM KLATEN, tidak seperti hari sebelumya, hari ini saya sudah mulai mengenal teman teman. Pada keesokan hari saya memulainya dengan mandi pagi dan dilanjut sarapan. Setelah itu pada pukul 08.00 WIB saya memulai kegiatan di BLC.
Pada hari kedua ini saya diberikan materi materi, dan materi yang saya dapatkan pada hari ini adalah sebagai berikut:

1.       Alamat Ipv4
-          Ipv4 adalah alamat jaringan logis yang mengidentifikasi host tertentu
-          Dikonfigurasi dan unik di jaringan untuk komunikasi
-          Berhubungan dengan kartu antarmuka jaringan

2.       Struktur alamat Ipv4
-          Untuk kemudahan penggunaan, 32 bit dikelompokkan menjadi empat byte 8 bit yang disebut oktet.
-          Oktet diwakili dalam notasi desimal bertitik.
-          Cara merubah bilangan biner ke desimal adalah sebagai berikut



3.       Bagian dari Alamat IP
a.    Classful Addressing
-          Class A (0.0.0.0/8 to 127.0.0.0/8) mendukung jaringan yang sangat besar.
-          Class B (128.0.0.0 /16 – 191.255.0.0 /16) mendukung kebutuhan jaringan berukuran sedang hingga besar.
-          Class C (192.0.0.0 /24 – 223.255.255.0 /24) mendukung jaringan kecil dengan maksimal 254 host.

4.       Unicast, Broadcast dan Multicast Address
-          Unicast
Unicast adalah transfer data hanya kepada ip yang dituju, contoh penggunaan dari unicast adalah transfer file di peer to peer
-          Broadcast
Broadcast adalah transver data ke semua perangkat yang terhubung
-          Multicast
Multicast adalah metode transfer data yang mentransfer hanya ke host yang dipilih dalam kelompok multicast

5.       Pengelamatan IP address
Pengalamatan IP address dapat dilakukan dengan metode pengalamatan statis dan dinamis
-          Metode statis adalah metode pengalamatan ip yang diberikan secara manual oleh user
-          Metode dinamis adalah pengalamatan IP address yang diberikan secara otomatis oleh dhcp server

6.       Protokol yang digunakan untuk layanan internet
-          Domain Name System (DNS) - Menyelesaikan nama internet ke alamat IP.
-          Secure Shell (SSH) - Digunakan untuk menyediakan akses jarak jauh ke server dan perangkat jaringan.
-          Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) - Mengirimkan pesan email dan lampiran dari klien ke server dan dari server ke server email lainnya.
-          Post Office Protocol (POP) - Digunakan oleh klien email untuk mengambil email dan lampiran dari remote server
-          Internet Message Access Protocol (IMAP) - Digunakan oleh klien email untuk mengambil email dan lampiran dari server jauh
-          Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) - Digunakan untuk mengkonfigurasi perangkat dengan IP secara otomatis pengalamatan dan informasi lain yang diperlukan agar mereka dapat berkomunikasi melalui Internet.
-          Web Server - Transfer file yang membentuk halaman web World Wide Web menggunakan Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
-          Transfer Protocol File Transfer Protocol (FTP) - Digunakan untuk transfer file interaktif antar sistem.

7.       Cisco Packet Tracker
Untuk praktik Cisco kali ini saya diajari tentang  mengkonfigurasi SSH dan Telnet di switch
  A. Konfigurasi SSH
     Unrtuk konfigurasi pehatikan penjelasan di bawah
      1. Siapkan 1 router, 1 switch, dan 1 pc. Rangkailah seperti gambar di bawah ini
    2. Buka pc dan pilih menu dekstop, lalu buka terminal. lalu lakukan konfigurasi seperti di bawah ini
        - Enable
        - Configure terminal
        - Hostname erlangga (nama bisa diubah sesuai keinginan)
        - Int fa0/0
        - Ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 (alamat ip dan subnetmask bisa diganti)
        - No sh
        - Ex (exit untuk menuju mode global)
        - Enable secret ***** (masukan pasword sesuai keinginan)
        - Ip domain-name erlangga.com (penggunaan erlangga.com hanyalah contoh)
        - Crypto key generate rsa
        - 512 (bisa menggunakan nomor lain)
        - Line vty 0 4
        - Login local
        - Transport input ssh
    3. Beri alamat ip pada pc dengan cara masuk ke dekstop, lalu pilih ip configuration
    4. Untuk pengecekan konfigurasi sudah berhasil atau belum pilih di dekstop, lalu command prompt, Setelah itu coba cek ping ke ip router, setelah itu ketik ssh -l erlangga 192.168.10.1 (untuk nama dan ip masukkan sama seperti yang kalian konfigurasi) lalu masukkan pasword
    5. jika berhasil seperti gambar di atas berarti konfigurasi sudah benar

B. Configurasi telnet di switch
    1. Pertama kita buka switch dan buka pada menu CLI, lalu ketikkan perintah seperti di bawah ini
        - enable
        - configure terminal
        - interface vlan1
        - ip address 192.168.10.2 255.255.255.0  (ip hanya contoh, bisa diganti sesuai keinginan)
        - no sh
        - exit
        - enable secr 123 (123 adalah contoh pasword)
        - line vty 0 4
        - password abc (abc adalah contoh pasword)
        - login
        - exit
        - line console 0
        - password qwe (qwe adalah contoh pasword)
        - login
    2. setelah konfigurasi sesesai buka pc lalu buka menu dekstop, lalu buka command prompt. setelah itu kita cek ping ke ip switch nya. lalu masukkan komen telnet 192.168.10.2 (alamat ip switch)
    3. Jika gambar seperti di atas berarti konfigurasi sudah benar

Sekian yang dapat saya sampaikan di hari kedua saya pkl di BLC ini, kurang lebihnya mohon maaf
Wassalamuallaikum Wr.Wb.
Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url