Mengenal Linux







Assalamuallaikum Wr.Wb.

Pada kesempatan kali ini saya akan mengshare sedikit materi tentang linux.

1. Apa itu linux

     Linux merupakan salah satu jenis sistem operasi yang dibuat oleh Linus Benedict Torvalds pada tahun 1991 sebagai proyek hobi. Pada saat itu Linus masih menjadi seorang mahasiswa di
Universitas Helsinki. Linux terinspirasi dari sistem operasi yang telah ada dan dikembangkan oleh Prof. Andrew S. Tanenbaum, Minix. Linux berdiri sendiri dan dibuat dari nol. Meskipun sistem
Linux mirip-mirip dengan Unix namun Linux bukanlah Unix maupun turunannya. Karena kemiripannya itu Linux disebut juga dengan sistem operasi yang Unix like (seperti Unix).

    Linux merupakan sistem operasi yang bersifat open source dan pada tahun 1992 Linux diberi lisensi General Public License. Artinya kode dari sistem operasi ini terbuka untuk umum dan dapat dilihat maupun dimodifikasi oleh semua orang.

a. Kelebihan Linux

- Linux dapat didapatkan secara bebas tanpa perlu untuk membayar lisensi. Anda juga bisa mengunduh kode sumber Linux jika ingin melihatnya tanpa ada batasan apapun atau bisa disebut open source.
- Linux juga memiliki koleksi perangkat lunak tersendiri yang sangat lengkap untuk keperluan laptop, desktop dan server. Jika perangkat lunak yang tersedia terasa kurang, Anda dapat menambahkannya dengan mudah melalui repository yang tersedia.
- Linux sangat stabil karena jarang sekali crash maupun hang. Anda juga tidak perlu bahkan tidak pernah melakukan restart jika melakukan konfigurasi sistem.
- Linux lebih aman terhadap virus, karena selain jumlah virus di Linux sangat sedikit. Linux juga sangat ketat dalam hal pengelolaan keamanan.
- Perbaikan kutu (bug) atau cacat yang terdapat di Linux sangat cepat, karena Linux dikembangkan secara komunitas dan setiap komunitas bisa memberikan masukan-masukan dan perbaikan untuk kutu atau cacat tersebut.

b. Kekurangan Linux

- Linux kurang memiliki dukungan dari produsen perangkat keras dalam hal penyediaan perangkat lunak pengendali (driver). Hampir semua perangkat lunak pengendali yang saat ini ada di Linux merupakan hasil jerih payah komunitas, dan sebagian kecil murni dukungan dari produsen perangkat keras.
- Linux masih kurang didukung oleh beberapa pembuat permainan. Kebanyakan permbuat permainan masih menggunakan sistem operasi Microsoft Windows sebagai platform mereka.

2. Distribusi Linux

    Linux merupakan kernel (sebut saja inti) dari sistem operasi. Linux sendiri hanya memiliki tampilan teks dengan aplikasi - aplikasi berbasis teks. Oleh karena itu untuk membantu pengguna lain dalam menggunakan Linux beberapa orang memaketkan Linux bersama dengan beragam aplikasi tambahan seperti aplikasi pengolah gambar, perkantoran, peramban web, pengolah gambar, dan lain-lain. Linux beserta yang dipaketkan bersama beragam aplikasi tambahan ini disebut dengan Distribusi Linux.
    Berikut ini beberapa distribusi Linux yang cukup populer berdasarkan situs www.distrowatch.com.
1.Linux Mint
2. Ubuntu
3. Debian
4. OpenSUSE
5. Fedora
6. Mageia
7. CentOS
8. Arch Linux
9. Elementary OS
10. Zorin OS

3. BlankOn Linux

    BlankOn Linux merupakan salah satu distro Linux yang berisikan perangkat lunak (software) yang dapat digunakan untuk keperluan desktop, laptop, dan workstation. Dengan dipadukan oleh berbagai pernak–pernik khas Indonesia, distro ini sangat cocok digunakan untuk pengguna komputer di Indonesia.
    BlankOn Linux dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) bersama Tim Pengembang BlankOn. Pengembangan BlankOn dilakukan secara terbuka dan gotong royong, sehingga siapa saja bisa turut berkontribusi untuk mengembangkan BlankOn agar menjadi lebih baik. BlankOn Linux juga bisa didapatkan oleh siapa saja tanpa perlu membayar untuk mengunduhnya. Bahkan, Anda bisa mendistribusikannya dan membagi-baginya secara bebas tanpa batas kepada siapa saja.

a. Asal Nama BlankOn Linux

    Nama BlankOn berasal dari nama penutup kepala beberapa suku/budaya yang ada di Indonesia, antara lain suku Jawa, suku Sunda, dan daerah lainnya. Dari asal kata tersebut, BlankOn diharapkan menjadi penutup atau pelindung dari ketergantungan dengan perangkat lunak tertutup.
    Selain itu, nama BlankOn juga bisa diartikan menjadi Blank (angka biner 0) dan On (angka biner 1). BlankOn diharapkan menjadikan orang yang belum sadar menjadi sadar bahwa Linux bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang Teknologi Informasi.

4. Ubuntu

    Ubuntu merupakan salah satu jenis distribusi Linux populer yang dikembangkan pada tahun 2004 oleh Mark Shuttleworth, pengusaha sukses asal Afrika Selatan bersama perusahaannya Canonical. Mark Shuttleworth menyadari akan potensi Linux. Beliau menginginkan adanya sistem operasi yang mudah digunakan, gratis, dan mampu bersaing dengan sistem operasi lainnya. Dengan menggunakan distribusi yang terlebih dahulu ada yaitu Debian, Ubuntu dikembangkan.

Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url